Berlalu dan terganti

Sudah lama aku tak merangkai tulisan dalam blog ini.. banyak yang terjadi di tahun 2012 yang cukup menyita pikiran, fisik maupun waktuku.. ketika beban ini sudah terasa lebih ringan, aku memberanikan diri menulis lagi di blog ini.. menulis adalah sesuatu yang aku nikmati.. setiap tulisan yang aku tulisan melukiskan bagaimana perasaanku berbicara.. tak banyak memang yang bisa aku ungkapkan selain sesuatu yang aku anggap itu menarik, simpel dan tidak terlalu berat.. ya, aku memulai dengan membenahi diriku dan hidupku.. aku mulai menata dengan baik bagaimana aku dengan keluarga, sahabat dan teman2ku.. aku memang kehilangan.. keterpurukan aku alami dan aku sudah bertahan untuk menahan tangisan ini.. dan kini aku ingin katakan pada diriku sendiri bahwa aku ingin bahagia, Tuhan..

Aku bersyukur Allah memberi kekuatan untukku tetap berdiri dan sekarang aku bisa tersenyum..

untukMu, Allah

untukmu Ayah

untukmu Ibu

untukmu Adik dan sahabatku

maafkan aku…aku belum mampu memberikan yang terbaik…..

tapi kini aku sudah berani memutuskan.. kini aku sudah berani tegas untuk hidupku sendiri..

tak akan mampu aku membuat orang mengerti bagaimana diriku..memahami aku ataupun berdiri untuk membela aku, yang ingin aku tunjukkan aku hanya ingin orang bisa menghargai apapun jalan yang aku ambil..

aku sudah lebih baik, Tuhan..

aku semakin baik, Tuhan..

aku semakin dewasa, Tuhan..

terima kasih karena semua yang Engkau berikan untukku telah mendewasakan aku.. aku semakin kuat, Tuhan..

berikan aku kesempatan untuk membahagiakan-Mu, Allah….

berikan aku kesempatan untuk membahagiakan diriku sendiri, keluarga, sahabat dan orang-orang sekitarku….

hati ini menjadi lebih tenang.. setelah sekian lama terpenjara dalam pekatnya malam.. kini aku bisa berjalan sedikit demi sedikit melihat terang-Mu, Allah.. bantu aku berlari mengejar terang-Mu, Ya Allah..

“jika langit malam itu bersih tak tertutup awan, akan aku lihat indah bintang bersinar berkilauan…..dia dengan setia menemani rembulan.. mungkin telah lama sang rembulan itu tertutupi gelapnya awan.. mungkin mereka sedih dan menangis ketika bumi tak tersinari cahayanya.. tapi kini gelap itu telah terganti terang.. langit malam terlihat indah dihiasi rembulan dan bintang-bintang.. dan aku rasakan, kesedihan itu berlalu sedikit demi sedikit dan sedikit demi sedikit terganti oleh kebahagiaan dan senyuman..”

~^0^~ (GESTIN MEY–31/1/2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s