Jangan ambil hak milik orang lain

Tulisan ini mewakili apa yang aku rasakan saat ini. Entah berapa kali aku kehilangan sesuatu yang jadi hak milik aku. Sejujurnya bukan materi yang aku lihat, bukan nilai barang yang aku pikirkan tapi rasa kepercayaan terhadap orang yang bersangkutan yang aku rasa saat ini hilang. Setidaknya perlu izin jika meminta, meminjam barang orang lain. Tapi sayangnya itu tidak terjadi.

Well…Aku selalu yakin bahwa ketika kita kehilangan sesuatu, pasti Allah akan segera menggantinya dengan yang lebih baik dan itu tak kan kita sangka-sangka. Itu aku rasakan saat ini. Setiap kesulitan pun akan selalu diganti Allah dengan kemudahan jika kita bersabar dengan cobaan-cobaannya.

Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Barangsiapa merampas hak seorang muslim dengan sumpahnya, maka Allah mewajibkan dia masuk neraka dan mengharamkan baginya surga,” maka salah seorang bertanya,”Meskipun sedikit, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab,”Ya, meskipun hanya setangkai kayu sugi (siwak).”[HR Muslim]

“Sungguh akan datang kepada manusia suatu masa, yaitu seseorang tidak lagi peduli dari mana dia mendapatkan harta, dari jalan halal ataukah (yang) haram”. [HR Bukhari]

“Sungguh beruntung orang yang telah berserah diri, diberi kecukupan rizki dan diberi sifat qana’ah terhadap apa yang diberikan Allah kepadanya”. [HR Muslim]

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu…” [an Nisaa/4 : 29].

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan :

“Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, harga dirinya, dan hartanya”. [HR Muslim].

Sungguh menakutkan bukan ketika kita berani mengambil hak milik orang lain, bukan siksa di dunia saja yang kita dapatka akan tetapi siksa di akhirat menunggu kita. Seharusnya kita bisa memaknai hidup kita dengan hal-hal yang positif. Hidup apa adanya, semampu kita, tak perlu iri dengan orang lain, tak perlu bersikap memaksakan diri untuk hidup lebih dengan cara-cara kotor.

Ketika kita telah berani mengambil barang, hak milik orang lain sekecil apapun maka kita harus bersiap kehilangan bahkan kehilangan yang kita rasakan akan jauh lebih besar. Hati-hatilah dalam berhutang, jangan sampai kita tidak membayarnya….jika kita tidak membayar hutang, sama saja kita telah mengambil hak milik orang lain….

Aku ingat ketika hp aku dicuri orang, benar Allah menyiapkan rejeki untukku sehingga aku bisa membeli hp yang lebih bagus bahkan nilainya lebih tinggi dari sebelumnya dan masih banyak contoh kejadian yang aku alami yang tidak bisa aku sebutkan. Pastinya Allah itu memang sangat baik dan Allah selalu memberi sesuatu yang indah dibalik duka yang kita alami….Percayalah ketika orang lain telah berani mengambil hak milik kita, Allah sebenarnya sudah menyiapkan pengganti yang akan lebih baik dan lebih baik dari apa yang hilang dari kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s