Seputar Amandel & Radang Tenggorokan

Amandel adalah bagian dari daya tahan pertahanan yang disebut kelenjar getah bening pada sisi kiri dan kanan bagian belakang rongga mulut, yang bertugas membunuh kuman yang masuk melalui mulut kita bersama enzyme pembunuh kuman yang ada di mulut kita. Kalau dilihat, jaringan amandel mempunyai daerah dengan celah-celah dan ada yang tidak. Fungsi celah di jaringan amandel berfungsi menangkap kuman. Pada orang dewasa bila kripti 2 dibuka, akan meliputi area 295 cm2 dimana 45 cm2 meliputi sekitar anak lidah. Dalam celah-celah tersebut, banyak terdapat sel makrophag dan sel-sel darah putih yang bertugas menangkap kuman dan membunuh kuman.

Amandel atau tonsil palatine, dapat mengatasi antigen spesifik terutama terhadap Diphteri, Virus Poliom Kuman Streptococus, Hemofilus Influenza , staphylo cococus dan E Coli sampai suatu tahap tertentu. Bila kuman telah tak bisa diatasi, amandel akan membesar dan koloni kuman di amandel terlihat sebagai bercak putih yang terdiri dari banyak kuman. Dalam penelitian, didapatkan, daya imunologis dari Amandel jauh lebih kuat dan baik dibandingkan dengan zat kekebalan yang dibagian lain dalam tubuh kita, karena zat kekebalan amandel langsung berhubungan dengan dunia luar, sehingga menjadi tempat pertahanan tubuh kita yang pertama kali. Untuk amandel palatine yang terlihat dari luar mulut , pembesaran amandel dibagi atas 4 bagian yaitu bila membesar mulai dari dinding tepi amandel menempel hingga ke anak lidah kita sebut sebagai pembesaran T4, setengah dari pembesaran tersebut dikenal sebagai pembesaran T2. Ini penting sebagai patokan untuk mengobati dan mengoperasi Amandel yang membesar. Sebenarnya terdapat 5 buah Amandel di tenggorokan kita, tetapi hanya 2 buah yang terlihat jelas dari bagian luar. Kalau kita periksa maka ada 2 buah Amandel terdapat menempel dibagian lidah belakang, 2 buah Amandel disisi kanan kiri (yang kita lihat melalui mulut dan 1 buah Amandel di bagian atas). Keseluruhannya Amandel dikenal sebagai “Pertahanan tubuh Cincin Waldeyer”. Sebetulnya bila cepat diobati, radang amandel dapat disembuhkan dan tidak berbahaya. Namun dari beberapa penelitian didapatkan adanya kasus yang membutuhkan perawatan bahkan operasi bila telah menjadi abses. Gejala untuk setiap orang akan berbeda. Dapat berbeda, namun beberapa gejala yang mungkin timbul seperti rasa nyeri amat sangat di tenggorokan, demam dengan suhu tinggi; Amandel membesar dan menjadi lebih merah, menggigil, terdapat jaringan berwarna kuning/putih yang menempel pada Amandel dan kalau dilepaskan, bisa berdarah/bisa tidak, dapat disertai suara terdengar serak bila terkena pita suara, pembesaran kelenjar getah bening leher, nafas berbau busuk/tak sedap, dapat disertai radang telinga tengah, terutama pada anak kecil. Radang Amandel bila tidak diobati dengan baik, dapat menyebabkan radang jantung, bisul di dalam mulut, hingga kematian akibat tidak ditangani secara tepat.

Penatalaksanaan pengobatan secara umum adalah istirahat dan pemberian obat panas, pemberian Antibiotika yang sesuai dengan penyebab Amandel sesuai berat badan, pemberian vitamin dan pemberian obat kumur. Ada pendapat bahwa pemberian obat kumur kurang efektif. Pengaruh suhu obat kumur lebih penting daripada komposisi bahan yang terkandung dalam obat kumur untuk mengurangi keluhan akibat radang. Tindakan operasi hanya dilakukan bila pembesaran tonsik mencapai T3-T4 sehingga menyebabkan sulit bernafas, atau pada penyakit Difteri karena kuman Difteri berpotensi menyebabkan radang jantung, atau pada absces (bisul) bernanah di Amandel. Tentu operasi Amandel harus dilakukan oleh dokter Ahli THTdan dokter ahli Anestesi yang profesional dan baik, sehingga mencegah terjadinya komplikasi. Komplikasi yang dapat timbul dalam operasi mulai dari perdarahan dalam mulut, hingga kematian akibat alergi obat bius. Karena itu diperlukan second opinion (pendapat lain) dari dokter lain sebelum menjalani operasi Amandel. (Gemari Tahun X/April 2009)

Pembesaran T1 dan T2 adalah pembesaran ringan yang akut yang mungkin terjadi pada infeksi di sekitar rongga mulut, hidung, tenggorok. Yang ini bisa mengecil sendiri pelan-pelan dalam waktu kurang dari 1 bulan.
Pembesaran T3 dan T4 merupakan pembesaran cukup berat yang biasanya sudah cukup kronis dan sulit untuk mengecil kembali walaupun sudah lebih dari 3 bulan, ini bisa muncil masalah baru seperti malas, mengantuk, terasa mengganjal di tenggorokan, nyeri saat menelan, kadang demam, sering jatuh sakit (biasanya flu ringan, batuk sulit sembuh, dsb). Pada kondisi ini biasanya dokter THT menyarankan untuk dioperasi atau diambil, karena pada kondisi ini jarang sekali mengecil kembali dan hanya menimbulkan masalah yang cukup mengganggu.
Ada 2 kemungkinan jika tonsil atau amandel dioperasi atau diambil:
– Bakal terkena penyakit karena salah satu organ pertahanan tubuh diambil, atau
– Terlepas dari berbagai masalah yang mengganggu di rongga tenggorok.

Ada beberapa macam cara untuk menangani amandel agar tidak makin membesar, antara lain:

  • Harus banyak minum air serta makan buah-buahan
  • Istirahat yang cukup serta mengompres leher dengan air hangat setiap hari
  • Hindari es, makanan-minuman yang dingin, sirop, gorengan, makanan yans terlalu manis, terlalu pedas, terlalu asin
  • Kumur dengan air garam hangat 3-4 kali sehari
  • Bila demam, minumlah parasetamol
  • Jika radang disebabkan oleh bakteri, maka minumlah antibiotik
  • Jika perlu minumlah obat tradisional, misalnya lamadel (terbuat dari temulawak, daun pegagan, dan pecut kuda)

Lalu apa beda infeksi amandel dengan radang tenggorokan, gejala dari kedua penyakit ini kan hampir sama?

Radang tenggorokan adalah adanya peradangan pada dinding tenggorokan anda yang biasanya ditandai dengan gejala, sakit menelan, gatal pada tenggorokan, juga demam. Amandel (tonsil) adalah organ yang terdapat pada kanan kiri dari pangkal rongga mulut anda. Infeksi amandel dapat menyebabkan radang tenggorokan dikarenakan kuman-kuman yang menginfeksi amandel dapat melewati dinding tenggorokan.

Ayo jaga kesehatan kita……mencegah lebih baik dari pada mengobati……:-)

4 thoughts on “Seputar Amandel & Radang Tenggorokan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s