Giritontro-ku

Aku ingin bercerita tentang desaku yang indah…desa di mana aku dilahirkan…desa di mana masa kecil kulalui dengan penuh perjuangan…desa di mana suara-suara manusia itu bagai petir yang melemahkan tetapi jg menjadi sumber kekuatan…desa di mana tantangan untuk hidup begitu sulit dilalui…desa di mana keterjalan topografinya menjadi pemotivasi masyarakatnya untuk kerja keras sekedar untuk makan…dan desa di mana aku belajar banyak hal dari orang tuaku, bagaimana aku bisa memaknai setiap tapak tilas sejarah kehidupanku…aku yang kecil…aku yang lemah…aku yang miskin…aku yang belajar menjadi besar…aku yang belajar untuk kuat…aku yang belajar untuk kaya…aku ingin aku bisa kaya…kaya hati, kaya iman, kaya ilmu, kaya harta…karena dengan kaya aku bisa memberi…aku bisa memberi kepada banyak orang…

Giritontro adalah desa kecil yang berada di pelosok selatan Wonogiri yang merupakan salah satu kecamatan di wilayah Wonogiri. Desa ini yang berbatasan dengan Pacitan, Jatim di sebelah timur, dekat dengan Wonosari di sebelah barat, di sebelah selatan dekat dengan Laut Kidul.

Luas 61,63 km²
Jumlah penduduk 20.295 (2003)
Kepadatan 329 jiwa per km² (2003)
Desa/ Kelurahan 5 desa
2 kelurahan

Aku masih beruntung masih tinggal dekat dengan kecamatan Giritontro, masih banyak daerah terpencil di wilayah Giritontro yang sulit dijangkau terkendala masalah topografi yang sulit dan kendaraan umum yang jarang melewatinya. Daerah ini termasuk daerah miskin di Wonogiri, paling sering terjadi kekeringan dan kekurangan air. Jadi inget dulu waktu SMA di SMA N 1 Wonogiri, temen2ku banyak yang nanya aku, “rumahmu di mana?” aku menjawab dengan penuh kepercayaan diri. Rumahku di Giritontro. Tetapi temanku langsung bertanya, “di mana itu?” Bener2 deh…itu pertanyaan yang menyebalkan secara masih dalam kabupaten yang sama tapi kok gak tau ya..ckckck. atau memang karena terlalu terpencilnya sampai mereka tidak tau.

Dulu waktu aku kelas 3 SMA, karena aku pengen banget mengenalkan daerahku dan memberi bantuan kepada daerahku yang butuh bantuan, aku merekomendasikan dan mengupayakan bagaimana program OSIS SMA saat itu bisa membantu daerahku. Alhamdulillah keinginanku terwujud, aku, temanku dan beberapa guru berkunjung ke kantor kecamatan Giritontro dan ke desa Bayemharjo yang menjadi tujuannya untuk memberi sumbangan seperti beras. Bahagia banget saat itu, setidaknya aku bisa memberi sedikit kebahagiaan untuk mereka yang membutuhkan.

Aku masih ingat ketika kecil, saat2 kekeringan itu datang biasanya di bulan agustus puncak-puncaknya, air PAM mati, mencari sumur dengan air melimpah juga sulit. Aku bersama keluarga juga tetangga berbondong2 dengan membawa ember dan ‘klenthing’ kemudian berjalan mencari dimana air itu berada. Lucu mengingatnya ketika kami harus berpuasa mandi, mengharap hujan turun..kemudian kami menampung air hujan itu untuk mandi. Dulu waktu kecil sempat bertanya, kok kalau mandi pakai air hujan, selalu licin..sepertinya sabunnya masih ada ditubuhku…hehe. 1 ember air hujan, dibilas 1 gayung air yang diperoleh dari sumur biar tidak licin. Biasanya ibuku menyimpan air dari sumur yang kami dapat di sebuah ‘genthong’, yang hanya dipakai untuk memasak, untuk gosok gigi dan 1 gayung untuk bilas mandi…:-)… Sering dilarang ayahku kalau ke kali…mungkin takut aku tenggelam, tapi 2 kali nekat ke kali untuk mandi bareng tetanggaku…hehe..sampai rumah kena mareh deh.

Kini Giritontroku semakin maju, orang-orangnya semakin modern. Air-pun sekarang tidak susah mendapatkannya karena adanya bantuan pemerintah dalam menemukan sumber air yang bisa menghidupi masyarakat banyak. Alhamdulillah. Sebagian besar penduduk Giritontro berprofesi sebagai pedagang. Gaplek, kayu jati menjadi komoditas perdagangan yang cukup menjanjikan dan banyak dijual ke luar daerah. Kalau padi memang banyak diperoleh dari hasil impor dari luar daerah karena tanah Giritontro tidak cocok untuk ditanami padi mengingat daerahnya yang kurang subur.

Semoga Giritontro-ku semakin maju dan orang-orangnya semakin sukses. Tetap berjuang dan semangat untuk teman-temanku seperjuangan. Sudah lama aku kehilangan kontak dengan banyak temanku di SD dan SMP tetapi ada beberapa orang yang masih dekat. Apa kabar kalian semua?

 

Foto Giritontro-ku



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s