Maag?…Siapa takut…

Wah akhir-akhir ini aku sering diganggu masalah perut nih. Merasa penuh, kembung, begah, kadang nyeri, mual serasa mau muntah, rasanya sangat tidak nyaman dan terkadang merasa sudah tidak nafsu makan. Kemudian aku berpikir what’s wrong with me dan aku mulai menemukan titik temunya. Maag nih lagi menyerangku dan aku berupaya mencari tau lebih mengenai penyakit ini, berharap bisa segera sembuh.

Apa sih itu maag? Maag itu gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit,mulas, dan perih pada perut. Kondisi ini terjadi karena adanya peningkatan level asam lambung. Hal ini terjadi ketika pengeluaran (sekresi) asam berlebihan dalam kelenjar lambung.

Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengkonsumsi obat-obatan tertentu,atau sebab-sebab lainnya seperti mengkonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Maag juga bisa terjadi apabila si penderita telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita maag makan dengan porsi yang terlalu banyak.

Terus bagaimana ya caranya agar kita nggak tersiksa asam lambung, ada beberapa cara mudah mencegah dan mengatasinya, seperti dilansir dari Times of India. 

-Menghindari kopi, teh yang mengandung soda dan kafein

Untuk sementara, sebaiknya hindari konsumsi minuman bersoda dan kafein. Keduanya memicu produksi asam lambung. Kafein dapat mengendurkan lower esophageal sphincter (LES), katup antara lambung dan tenggorokan, sehingga menyebabkan gas di lambung naik hingga kerongkongan.  Minum saja teh herbal atau susu hangat sebagai gantinya.

-Menghindari makan coklat, tomat, buah yang berasa asam

Coklat mengandung konsentrasi teobromin (sebuah senyawa yang secara alami ada di tanaman seperti cocoa, teh dan kopi), yang akan melemaskan otot LES, memicu asam lambung naik ke kerongkongan.

-Menghindari makan makanan pedas, berlemak dan berminyak

Makanan tersebut cenderung lambat dicerna, membuat makanan tinggal lebih lama di lambung. Hal ini dapat membuahkan peningkatan tekanan di lambung, yang pada akhirnya akan meningkatkan tekanan terjadinya pelemahan LES. Jika LES melemah, asam lambung akan naik ke kerongkongan.

– Memperbanyak air hangat
Perbanyak konsumsi air hangat. Minumlah segelas air hangat setiap pagi setelah bangun tidur.

– Konsumsi buah

Pisang, semangka, mentimun, alpukat adalah buah yang bisa mengurangi produksi asam lambung. Sebaiknya Anda konsumsi buah-buahan tersebut setiap hari.

– Waktu makan sebelum tidur
Sebaiknya kita makan dua atau tiga jam sebelum tidur. Ini untuk mengurangi risiko sekresi asam lambung berlebihan.

– Jangan menunda makan
Jarak yang lama antara waktu makan juga pemicu asam lambung. Sebaiknya kita tidak menunda makan. Lebih baik konsumsi makanan dalam jumlah sedikit tetapi lebih sering daripada jarak waktu makan sangat lama dengan porsi banyak.

– Mengunyah permen karet

Coba mengunyah permen karet untuk merangsang produksi saliva (air liur). Saliva ternyata bisa membantu perpindahan makanan melalui saluran esophagus dan bisa meredakan heartburn (panas di dada).

– Konsumsi jahe
Jahe sangat efektif untuk meredakan masalah pencernaan. Kita bisa mengonsumsi jahe dalam masakan, bubuk atau kapsul.

Banyak yang harus dijaga nih mulai dari pola makan sampai dengan apa saja makanan yang boleh dikonsumsi. Yang pasti ini jadi pembelajaran untuk hidup lebih sehat dan teratur. Semangat!!!…:-D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s